Kubenci
butir-butir air suci yang jatuh dari langit. Bahkan gemuruhnya ~Setiap kali
hujan memanggil, pojokan menjadi satu-satunya tempat aku berlindung. Seraya
memakai earphone dan mendengarkan dentingan piano yang jauh lebih indah
daripada suara hujan .
Tuhan .. Maafkan
aku yang sedang kacau ini. Tapi, aku benar-benar tak ingin mendengar lantunan
hujan ~ Tolong sampaikan padanya, jangan memanggilku lagi jika itu hanya angin
Surga ~
