Assalammualaikum beautier ~ Kali ini aku mau re-post tulisan dari blognya http://mencintaijo.wordpress.com/2010/12/15/have-you-ever-2/ . Ini blognya Kak Jo . Aku suka banget sama tulisan Kak Jo yang rapi dan bahasanya buat hati ini berasa .. ahaha ~ Mulai deh alaynya .. Ahaha :D So, ini salah satu lisan Kak Jo yang aku suka :
Posted on
10
Have you ever loved somebody so much it makes you cry?
Have you ever needed something so bad you can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words but they don’t come out right?
Have you ever?
Have you ever needed something so bad you can’t sleep at night?
Have you ever tried to find the words but they don’t come out right?
Have you ever?
Siapa yang tidak pernah mengalaminya? Aku
berani bertaruh bahwa seseorang akan pernah mengalaminya meskipun
hanya satu kali seumur hidup yang ia jalani. Ketika hati begitu gelisah
hingga kata-kata tak sanggup untuk terucap. Tidak, bukan tak terucap,
tapi kita tak menemukan satu kata pun yang tepat untuk menggambarkan
perasaan itu.
Have you ever been in love, been in love so bad
You’d do anything to make them understand?
Have you ever had someone steal your heart away?
You’d give anything to make them feel the same?
Have you ever searched for words to get you in their heart
But you don’t know what to say and you don’t know where to start?
You’d do anything to make them understand?
Have you ever had someone steal your heart away?
You’d give anything to make them feel the same?
Have you ever searched for words to get you in their heart
But you don’t know what to say and you don’t know where to start?
Ketika suatu hari kita akhirnya sadar
telah mencintai seseorang begitu dalamnya tanpa pernah tahu kapan
tepatnya rasa cinta itu tumbuh dan kemudian berkembang dengan liar, apa
yang kita lakukan? Kita akan menjadi seseorang yang tidak lagi sama.
Sadar atau tidak sadar, kita akan melakukan segala cara untuk
membuktikan bahwa cinta yang kita rasakan bukanlah cinta semu melainkan
rasa cinta yang benar-benar lahir dari hati. Mencari sedikit celah
hanya untuk meyakinkan diri kita bahwa bukan hanya kita yang memiliki
rasa ini tetapi seseorang itu juga memiliki rasa yang sama. Berusaha
untuk membuat kita mendapat bagian di dalam hati seseorang yang kita
cintai, namun kita tidak tahu harus bagaimana memulainya.
Have you ever found the one you’ve dreamed of all your life?
You’d do just about anything to look into their eyes?
Have you finally found the one you’ve given your heart to
Only to find that one won’t give their heart to you?
Have you ever closed your eyes and dreamed that they were there
And all you can do is wait for that day when they will care?
You’d do just about anything to look into their eyes?
Have you finally found the one you’ve given your heart to
Only to find that one won’t give their heart to you?
Have you ever closed your eyes and dreamed that they were there
And all you can do is wait for that day when they will care?
Seseorang dari masa lalu pernah berkata
kepadaku, “Tahu kah kamu, bahwa memiliki kamu adalah impianku yang
telah menjadi kenyataan?” Aku hanya tersenyum menanggapinya saat itu.
Karena aku dan dia sama-sama tahu bahwa meskipun saat itu ia berhasil
memilikiku namun perlu waktu yang cukup lama baginya untuk mendapatkan
hatiku dan selama itu pula ia dengan sabar menunggu.
Apakah memang seharusnya berbahagia
ketika pada akhirnya impian yang selama ini menemani tidur tiba-tiba
muncul sebagai sosok yang nyata dalam hidup kita? Lalu, ketika semua
menjadi nyata, apakah kita tak perlu lagi untuk bermimpi? Seandainya
saja kita dapat memilih untuk tetap menjadi impian bagi seseorang,
mungkin akan lebih baik hingga kita tak perlu merasa menjadi sosok
nyata yang sewaktu-waktu dapat lenyap dan merasakan rasa sakit yang juga
nyata di saat kita tidak lagi berupa impian yang selalu diharapkan.
What do I gotta do to get you in my arms, baby?
What do I gotta say to get to your heart to make you understand how I need you next to me?
Gotta get you in my world ’cause, baby, I can’t sleep
What do I gotta say to get to your heart to make you understand how I need you next to me?
Gotta get you in my world ’cause, baby, I can’t sleep
Keadaan kemudian berbalik. Kita juga
akhirnya merasakan kebahagiaan karena kita dapat menjadi bagian yang
nyata bagi kehidupan seseorang. Kita dibutuhkan bukan hanya
sebagai bunga tidur yang menemani malam-malam seseorang. Kita dan
seseorang itu kemudian berusaha membangun impian baru yang menjadi
milik berdua dan sekali lagi, berharap impian tersebut menjadi
kenyataan.
Dan di saat impian yang menjadi kenyataan
ternyata tidak sesuai dengan harapan, maka lirik kehidupan dimulai
kembali dari awal. Kita kembali merasakan betapa sulitnya menjalani
hidup ketika kita begitu mencintai dan menginginkan seseorang hingga
sulit mencari kata yang tepat untuk menggambarkannya. Rasa sakit
semakin tak tertahankan ketika kita terus bertanya-tanya apa yang harus
kita lakukan agar seseorang yang kita cintai dapat terus bertahan
dalam pelukan kita.
Jawabannya mudah. Tidak ada yang dapat
kita lakukan. Kita tidak dapat memaksa seseorang untuk tetap dapat
hidup bersama kita meskipun rasa cinta masih ada di hati kita dan dia.
Yang bisa kita lakukan hanyalah bersyukur. Bersyukur karena kita pernah
mencintai dan bersyukur karena kita pernah dicintai, tanpa pernah
bertanya mengapa kita dipertemukan jika pada akhirnya kita harus
berpisah.
*Lirik lagu dikutip dari lagu Have You Ever yang dipopulerkan oleh Brandy